Saturday, February 13, 2010

Lama gak posting nich cz lagi sibuk kuliah. ^_^ Sebelumnya maaf, buat para hacker yang udah master, mendingan cepet-cepet tutup aja nich blog, dari pada ketawa karena ini buat para pemula. Maklum, yang bikin juga pemula!!!!! Hehehehe ^_^.
Di postingan kali ini, saya akan membahas soal Registry. Registry merupakan database yang digunakan untuk menyimpan semua setting dan informasi hardware, software dan berbagai preference untuk Windows 32 bit, termasuk Windows 95, 98, NT, Millenium, dan 2000. Registry diletakkan pada dua buah hidden file yaitu user.dat dan system.dat yang terletak pada directory Windows untuk Win 95/98/Me dan pada directory Windows/System32/Config untuk Windows NT. Registry terdiri dari beberapa bagian yang disebut key atau kunci. Terdapat lima macam key utama pada registry, yaitu :
1. HKEY_CLASSES_ROOT
Berisi semua tipe file beserta assosiasinya yang masing-masing tipe file tersebut akan mempunyai subkey sendiri-sendiri.
2. HKEY_CURRENT_USER
Berisi informasi tentang user yang sedang log in pada saat itu. Terdiri dari subkey, antara lain :
a. AppEvents, berisi setting untuk sound events.
b. Control Panel, berisi setting control panel.
c. InstallLocationMRU, berisi path/lokasi master Windows (waktu pertama kali menginstall Windows).
d. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan Network atau jaringan.
e. Software, berisi tentang setting atau konfigurasi software untuk pemakai yang logon pada saat itu.
f. RemoteAccess, berisi informasi tentang Dial up Networking.
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
Berisi informasi tentang hardware dan setting software yang berlaku untuk semua user. Terdiri dari subkey, antara lain :
a. Enum, berisi informasi tentang hardware, misalnya tentang monitor.
b. Hardware, berisi informasi tentang port serial.
c. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan network untuk pemakai yang sedang aktif atau logon.
d. Software, berisi informasi dan setting software.
4. HKEY_USERS
Berisi informasi tentang desktop dan user setting untuk tiap user yang berhak login ke komputer tersebut. Tiap user mempunyai sebuah subkey. Jika hanya terdapat satu user maka nama subkey tersebut adalah “.default”
5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Berisi informasi tentang konfigurasi hardware, berhubungan dengan HKEY_LOCAL_MACHINE.
Sebelum Anda merubah registry pastikan bahwa Anda memback-up nya terlebih dahulu. Ini penting seandainya perubahan tersebut mengakibatkan error, Anda masih bisa mengembalikannya seperti semula. Adapun caranya adalah sebagai berikut :
1. Cara membuka registry
Klik menu Start (pada pojok kiri bawah), pilih Run. Ketikkan regedit, OK.
2. Memback-up registry
Pertama pilih registry key yang akan diback-up. Pada menu Registry, pilih Export Registry File. Tentukan letak directory dan nama file-nya, terakhir pilih OK.
3. Mengembalikan key registry dari file back-up.
Cara pertama : buka regedit, pilih menu Registry, Import Registry File. Pilih letak directory dan nama filenya. Klik OK.
Cara kedua : Klik kanan pada file yang merupakan back-up registry (ditandai dengan nama file berekstensi reg). Pilih Merge.
Haduh dah males terusin posting nich. Lain kali lagi dech postingnya. ^_^’ tunggu posting selanjutnya yach,,,,,,,,,,,,

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes