Suatu hari, Haji S. menemukan sebuah kuda dipadang gurun. Kuda itu dibawanya pulang. Anak nya yang bernama Tatit senang bukan kepalang. Dia ingin memberinya nama TITIT (biar mirip dengan namanya). Haji S. melarangnya, tapi ketika dilarang anaknya menangis terus. Akhirnya kuda itu diberi nama TITIT!
Suatu hari, Haji S. mengikut sertakan kudanya itu dalam sebuah lomba tingkat kampung, dan kuda itu juara 3. Lalu ditulis di koran :
HAJI S. MEMAMERKAN TITITNYA!
Haji S. malu bukan kepalang, sehingga ia tidak mempertunjukan kudanya lagi. Lalu ditulis di koran :
HAJI S. MENYEMBUNYIKAN TITITNYA!
Karena malu, Haji S. mempertunjukan kuda nya lagi. Kudanya nampak semakin gemuk, karena tidak berolahraga. Lalu ditulis dikoran :
HAJI S. MEMPERTUNJUKAN TITITNYA YANG SEMAKIN BESAR!!
Haji S. malu...