Wednesday, May 16, 2012

Haji S

Suatu hari, Haji S. menemukan sebuah kuda dipadang gurun. Kuda itu dibawanya pulang. Anak nya yang bernama Tatit senang bukan kepalang. Dia ingin memberinya nama TITIT (biar mirip dengan namanya). Haji S. melarangnya, tapi ketika dilarang anaknya menangis terus. Akhirnya kuda itu diberi nama TITIT!

Suatu hari, Haji S. mengikut sertakan kudanya itu dalam sebuah lomba tingkat kampung, dan kuda itu juara 3. Lalu ditulis di koran :

HAJI S. MEMAMERKAN TITITNYA!

Haji S. malu bukan kepalang, sehingga ia tidak mempertunjukan kudanya lagi. Lalu ditulis di koran :

HAJI S. MENYEMBUNYIKAN TITITNYA!

Karena malu, Haji S. mempertunjukan kuda nya lagi. Kudanya nampak semakin gemuk, karena tidak berolahraga. Lalu ditulis dikoran :

HAJI S. MEMPERTUNJUKAN TITITNYA YANG SEMAKIN BESAR!!

Haji S. malu bukan kepalang.

Suatu hari, Haji S. memperikutkan kudanya dalam lomba tingkat Nasional. Setelah diberi latihan khusus, kudanya pun meraih juara 1. Lalu ditulis di koran :

TITIT HAJI S. MENJADI YANG TERBAIK!

Haji S. pun langsung pingsan 3 hari.

Karena tak mau hal seperti itu menimpanya lagi. Dia membuang kudanya. Lalu ditulis dikoran :

HAJI S. MEMBUANG TITITNYA!!

Dan seketika itu juga, Haji S. bunuh diri dengan meminum Baygon. Lalu ditulis di koran :

GARA-GARA MEMBUANG TITIT NYA, HAJI S. TEWAS KERACUNAN..!!



Subscribe via Email

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes